Didukung Penjaminan Pemerintah, PT Waskita Karya Lanjutkan Pembangunan Proyek Makassar Sewerage

Makassar, 25/07/2022 – Sebagai bagian dari program penanganan air limbah domestik di wilayah kota Makassar, Sulawesi Selatan, PT Waskita Karya turut berperan dalam pembangunan proyek Sewerage paket B2 dan C2. Proyek ini merupakan bagian dari Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat di kota Makassar atau dikenal sebagai Metropolitan Sanitation Management Investment Project (MSMIP) yang dimiliki oleh Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR. Sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), program MSMIP bertujuan untuk menjaga kualitas air tanah dan air baku, menciptakan lingkungan yang bersih, sehingga limbah rumah tangga dapat diproses menjadi air layak minum.

Pembangunan proyek ini sempat terhenti akibat terdampak pandemi COVID-19 yang menyebabkan  kesulitan likuiditas yang dialami PT Waskita Karya. Sesuai komitmen pemerintah melalui program PEN, Pemerintah telah memberikan dukungan penjaminan untuk PT Waskita Karya dalam memperoleh fasilitas modal kerja dari perbankan untuk pembiayaan 148 proyek penugasan Pemerintah, diantaranya proyek Makassar Sewerage paket B2 dan paket C2. Fasilitas penjaminan tersebut telah berperan dalam kelanjutan pembangunan proyek Makassar Sewerage.

Untuk memastikan penyelesaian underlying project sesuai dengan rencana, DJPPR bersama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) telah melakukan pemantauan proyek Makassar Sewerage sebagai salah satu underlying project. Hal ini sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko atas penjaminan yang diberikan, termasuk untuk memastikan pemenuhan kewajiban kepada kreditur serta diskusi terkait permasalahan atau tantangan yang dihadapi PT Waskita Karya.

Dari hasil pemantauan di tanggal 18-19 Juli lalu, progres konstruksi per Juni 2022 pada paket B2 dengan nilai proyek sebesar Rp237,86 miliar telah mencapai 48,32%. Sedangkan paket C2 memiliki nilai proyek sebesar Rp167,24 miliar dengan realisasi konstruksi per Juni 2022 mencapai 59,26%. Terdapat salah satu tantangan dari sisi teknis terkait dengan penyesuaian alat jacking PVC yang cukup menghambat pekerjaan proyek. Oleh karena itu PT Waskita Karya selaku kontraktor akan memastikan penyelesaian konstruksi sesuai dengan target, yaitu Desember 2022 untuk paket C2 dan  Januari 2023 untuk paket B2

Posted by DJPPR5 on Jul 25,2022 14:44:09