Pemerintah Berikan Jaminan atas Obligasi IV dan Sukuk Mudharabah I PT Waskita Karya

Jakarta, 28/04/2022 - Pada hari Jumat, 22 April 2022 bertempat di kantor PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII), Jakarta, telah dilakukan penandatanganan Perjanjian Penjaminan Pemerintah atas Penerbitan Obligasi IV dan Sukuk Mudharabah I PT Waskita Karya (Persero) Tbk antara Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Direktur Utama PT PII, dan PT Bank KB Bukopin Tbk yang bertindak selaku Wali Amanat.  Penjaminan ini diberikan dalam rangka Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) berdasarkan ketentuan PMK 211/PMK.08/2020.

Penjaminan untuk Sukuk Mudharabah I Waskita dengan nilai pokok sebesar Rp 1,15 triliun diberikan Pemerintah bersama dengan PT PII menggunakan skema First Loss Basis, dimana PT PII menjamin untuk porsi modal kerja. Sementara itu, untuk Obligasi IV Waskita dengan nilai pokok sebesar Rp2,13 triliun, penjaminan dilakukan sepenuhnya oleh Pemerintah dan PT PII bertindak untuk dan atas nama Pemerintah dalam pelaksanaan Penjaminan.

Dana hasil penerbitan Obligasi IV dan Sukuk Mudharabah I akan digunakan oleh PT Waskita Karya untuk refinancing obligasi yang jatuh tempo di tahun 2022, penggantian sebagian dana internal yang telah digunakan lebih dulu untuk melunasi obligasi jatuh tempo di bulan Februari 2022, serta sebagai pendanaan modal kerja untuk penyelesaian proyek-proyek infrastruktur penugasan Pemerintah dalam rangka PEN.

Sebelumnya pada tahun 2021, Pemerintah telah memberikan Penjaminan atas Obligasi III PT Waskita Karya dengan nilai penjaminan sebesar Rp1,7 triliun dan penjaminan atas kredit modal kerja Waskita sebesar Rp8,07 triliun. Sejalan dengan tujuan program PEN, penjaminan pemerintah ini merupakan salah satu strategi inisiatif dalam mendukung penyehatan keuangan PT Waskita Karya yang cukup terdampak pandemi.

Posted by DJPPR5 on Apr 28,2022 14:45:18