SEHATI untuk Negeri: Tata Kelola Hibah Jadi Mudah, Cepat Dan Fleksibel

(Jakarta, 23/11/2021) Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) telah menyelenggarakan Knowledge Sharing dan Bimbingan Teknis e-Register Sistem Aplikasi Pengelolaan Hibah Terintegrasi (SEHATI) pada tanggal 23 November 2021 secara luring dengan mengundang perwakilan dari 40 Kementerian/Lembaga. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, dan diawali dengan tes antigen kepada seluruh peserta dan panitia.

Acara diawali oleh Pemandu Acara, Muhammad Faris Azhar, yang menyampaikan tujuan penyelenggaraan acara Bimbingan Teknis e-Register Sistem Aplikasi Pengelolaan Hibah Terintegrasi (SEHATI) adalah untuk meningkatkan pengetahuan mengenai administrasi pengelolaan hibah dan bimbingan teknis terkait penggunaan modul e-Register pada Aplikasi SEHATI Tahun 2021.

Dalam penyampaian Keynote Speech, Direktur Evaluasi, Akuntansi, dan Setelmen (Direktur EAS), Endah Martiningrum menjelaskan bahwa pengembangan SEHATI bertujuan untuk meningkatkan value pengelolaan hibah melalui penyediaan data dan informasi yang dapat digunakan baik di tingkat teknis maupun bagi unsur pimpinan dalam rangka decision making data driven sehingga dapat meningkatkan pemanfaatan hibah yang lebih optimal sebagai salah satu komponen APBN. Aplikasi SEHATI mempermudah K/L mendapatkan layanan pengadministrasian hibah karena dapat diakses secara fleksibel (anytime, anywhere) dan digital sehingga mengurangi pengunaan kertas (go green). SEHATI memiliki fitur dashboard informasi untuk pelaporan dan pengambilan keputusan untuk mendukung peningkatan transparansi dan akuntabilitas. Tidak hanya simplifikasi layanan permohonan dan penerbitan register, Direktur EAS juga menyampaikan SEHATI nantinya akan dikembangkan untuk mengintegrasikan seluruh data pengelolaan hibah yang terdapat di beberapa sistem aplikasi yang ada. Dengan demikian, SEHATI dapat digunakan sebagai salah satu tools untuk monitoring pengelolaan hibah secara komprehensif.

Dalam sesi Knowledge Sharing yang dimoderasi oleh Bapak Ilham Nugroho selaku Kepala Subdirektorat Akuntansi dan Pelaporan, disampaikan bahwa aplikasi SEHATI diharapkan dapat berfungsi sebagai sarana dalam rangka efisiensi proses bisnis, peningkatan akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan hibah.

Lebih lanjut dalam Knowledge Sharing, Direktur EAS, Endah Martiningrum menyampaikan mengenai current issue pengelolaan hibah yang dialami oleh K/L, mulai dari variasi pelaksanaan hibah, definisinya berdasarkan PMK Nomor 99 Tahun 2017 tentang Administrasi Pengelolaan Hibah, kriteria perjanjian Hibah, penandatanganan dokumen terkait Hibah langsung, siklus Hibah, registrasi Hibah, mekanisme pertanggungjawaban Hibah uang, barang, dan jasa, periodisasi BAST, kriteria Hibah TAYL berdasarkan S-876/PB/2020 tentang Penyelesaian Hibah TAYL, serta Penyelesaian Administrasi Hibah Langsung TA 2021 berdasarkan Perdirjen Perbendaharaan Nomor 9 Tahun 2021.

Dilanjutkan dengan sesi diskusi, para peserta menyampaikan pertanyaan secara antusias, baik melalui platform Sli.do, maupun penyampaian pertanyaan secara langsung.

Dengan mengusung tagline “Tata Kelola Hibah Jadi Mudah, Cepat Dan Fleksibel”, aplikasi SEHATI terus mengembangkan aplikasinya dengan beberapa pengembangan. Setelah ishoma, sesi dilanjutkan dengan penyampaian mengenai pengembangan tersebut yang didahului dengan pengenalan singkat Aplikasi SEHATI yang disampaikan oleh Kepala Seksi Analisis dan Pengujian Transaksi Kewajiban Pembiayaan IV, Achmad Fauzi dan dilanjutkan dengan  uji coba langsung cara penggunaan modul-modul e-Register pada SEHATI sebagai berikut:

  1. Pemaparan akun SSO dan management akun SSO,
  2. Pengenalan fitur – fitur yang tersedia pada modul e-Register Aplikasi SEHATI, dan
  3. Penjelasan dan uji coba input e-Register untuk menu permohonan penerbitan nomor register, pemutakhiran data register, dan pembatalan data register.

Acara kemudian ditutup dengan penyampaian apresiasi kepada para peserta, yaitu peserta yang hadir paling awal, beberapa penanya terbaik, serta para pemenang kuis dengan materi seputar pengelolaan hibah.

Dengan mengusung slogan “SEHATI untuk Negeri”, diharapkan Aplikasi SEHATI dapat meningkatkan tata kelola hibah Pemerintahan yang baik (Good Governance) sehingga memberikan manfaat yang besar untuk pembangunan Negeri.

 

Posted by MUHAMMAD FARIS AZHAR on Nov 26,2021 09:01:32