Development Partners Forum: Upaya Nyata Peningkatan Sinergi antara DJPPR dan Development Partners

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) telah menyelenggarakan Development Partners Forum Tahun 2021 pada tanggal 18 November 2021 secara daring dengan mengundang Development Partners baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Dalam acara tersebut dihadiri oleh  24 perwakilan Lender serta turut dihadiri juga perwakilan dari UNCTAD, Bank Indonesia dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (KPPN Khusus Pinjaman dan Hibah, KPPN Khusus Investasi) serta unit eselon II di lingkungan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko.

Tujuan penyelenggaraan acara Development Partners Forum adalah sebagai sarana komunikasi kebijakan Direktorat Evaluasi, Akuntansi dan Setelmen selaku back office Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko terutama mengenai penyelesaian transaksi penarikan dan pembayaran pinjaman dan peningkatan kualitas penyelesaian layanan bagi stakeholders serta pemberian apresiasi kepada Development Partners yang telah mendukung pelaksanaan penatausahaan pembayaran dan penarikan pinjaman secara tepat waktu.

Dalam penyampaian Keynote Speech yang sekaligus membuka kegiatan Development Partners Forum,  Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko menyampaikan apresiasi kepada para Development Partners  yang telah memberikan dukungan kepada Pemerintah Indonesia dalam memenuhi pembiayaan APBN melalui kerjasama multilateral dan bilateral guna menghadapi masa pandemic Covid-19. Selain itu, disampaikan juga adanya kebutuhan digitalisasi penyampaian dokumen penarikan dan pembayaran pinjaman dalam menghadapi kondisi new normal dalam rangka peningkatan layanan DJPPR terhadap stakeholders. Sebagai langkah awal dilakukan penandatanganan kerjasama antara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko cq. Direktur Evaluasi Akuntansi dan Setelmen dengan PT. Bank Mandiri (Persero), PT. Bank BRI (Persero) dan PT. Bank BNI (Persero) dan diharapkan ke depannya akan diikuti oleh Development Partners lainnya. Selain itu, acara tersebut juga sebagai media untuk memperoleh masukan dari para Development Partners guna peningkatan layanan Direktorat Evaluasi Akuntansi dan Setelmen yang lebih baik.

Selanjutnya dalam presentasinya, Direktur Evaluasi, Akuntansi dan Setelmen menyampaikan tugas dan fungsi Direktorat Evaluasi, Akuntansi dan Setelmen selaku back office antara lain terkait : 1. Monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan yang dibiayai pinjaman, hibah dan Sukuk; 2. Akuntansi dan pelaporan pinjaman, hibah dan pembiayaan lainnya; dan 3. Analisis pelaksanaan pembayaran dan penarikan pinjaman dan hibah. Terkait implementasi digitalisasi penyampaian dokumen penarikan dan pembayaran diharapkan dapat peningkatan kualitas layanan serta peningkatan validitas data pinjaman, sehingga proses pembayaran dapat dilakukan secara tepat waktu, tepat jumlah dan tepat sasaran.

Di akhir kegiatan, juga disampaikan testimoni dan harapan dari Development Partners yang diwakili dari Bank Dunia (World Bank)  dan ADB (Asian Development Bank) yakni untuk dapat terus meningkatkan sinergi dan kerjasama yang telah terjalin dengan baik serta diharapkan penggunaan client connection portal dapat membantu dalam mengelola dokumen pencairan dan dokumen pembayaran. Disampaikan bahwa Technology Development menjadi sesuatu yang fundamental untuk terus dikembangkan. Hal tersebut juga sejalan dengan upaya Direktorat Evaluasi, Akuntansi dan Setelmen untuk meningkatkan proses digitalisasi dan perkembangan teknologi guna meraih Data Champion.

Kegiatan Developmet Partners Forum direncanakan menjadi kegiatan rutin tahunan yang diharapkan dapat semakin meningkatkan kerjasama serta sinergi yang sangat bermanfaat bagi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko cq Direktorat Evaluasi, Akuntasi dan Setelmen dan Para Development Partners sehingga proses pelaksanaan setelmen dapat dilakukan secara tepat jumlah, tepat waktu dan tepat sasaran.

Posted by MUHAMMAD FARIS AZHAR on Nov 25,2021 10:49:53