Coal Transition Forum, Kolaborasi Indonesia-AS Wujudkan Transisi Energi

Jakarta, 07/10/2021 – Pada hari Rabu, 6 September 2021, Working Group 4 dari Task Force on Climate Change (TFCC) menggelar forum diskusi bertajuk “Coal Transition Forum” secara virtual. Acara ini menjadi bagian dari kerja sama Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) dalam TFCC yang bertujuan sebagai sarana sharing mengenai isu transisi energi dari batu bara menjadi energi baru terbarukan (EBT) untuk mewujudkan net zero emission. Selain dihadiri instansi anggota Working Group 4 on Sustainable Finance, turut hadir pula perwakilan dari Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi (EBTKE) Kementerian ESDM dan PT PLN.

Dalam pembukaannya, Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur (PDPPI) dan Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan masing-masing menyambut baik dukungan AS. Hal ini sejalan dengan rencana penggantian bertahap (transisi) PLTU batu bara sebagaimana Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), yang dipresentasikan oleh PT PLN dalam pertengahan sesi.

Sebagai bentuk sharing pengalaman, pembicara dari pihak AS memaparkan mengenai lesson learned pengalaman AS dalam transisi pembangkit batu bara. Narasumber dari Asian Development Bank (ADB) juga turut dihadirkan untuk memberikan penjelasan mengenai konsep Energy Transition Mechanism (ETM) yang telah dikembangkan oleh ADB. Perwakilan akademisi AS dan sektor swasta selanjutnya memberikan perspektif dari sisi akademis dan peran pihak swasta dalam proses transisi energi.

Pelaksanaan Coal Transition Forum ini tentunya diharapkan memperkaya informasi dalam menyusun strategi transisi energi yang menjadi tantangan besar bagi Indonesia. PLTU dengan bahan bakar batu bara selama ini menjadi salah satu penyumbang terbesar emisi karbon di Indonesia. Upaya untuk pengurangan energi fosil dan mendorong pemanfaatan EBT menjadi bagian dari komitmen Paris Agreement dengan pengurangan emisi hingga 41% pada tahun 2030. Oleh karena itu kerja sama dengan Pemerintah AS ini diharapkan dapat mendukung pencapaian komitmen tersebut.

Posted by Dit. PRKN on Oct 07,2021 17:47:30