Obligasi Negara Ritel seri ORI020, Pilihan Berharga untuk Melangkah Bersama

Jakarta, 5 Oktober 2021 – Pada Senin (4/10/21), bertempat di Jakarta, Direktorat Jenderal Pegelolaan Pembiayaan dan Risiko menyelenggarakan Virtual Launching dan Pembukaan Masa Penawaran Obligasi Negara Ritel Seri ORI020 kepada investor individu Warga Negara Indonesia. Masa penawaran ORI020 ini berlangsung mulai tanggal 4 – 21 Oktober 2021.

Dalam inspirational talk-nya, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (Dirjen PPR), Luky Alfirman menyampaikan bahwa pandemi dipercaya dapat mendorong percepatan transformasi masyarakat menuju investment-oriented society, disebabkan penurunan biaya belanja oleh masyarakat, sehingga alokasi belanja tersebut dapat digunakan untuk mulai berinvestasi.

“Dalam berinvestasi perlu memperhatikan aspek 2R 2L-– Return, Risk, Legal dan Logic. Aspek 2R yaitu return and risk, harus dipahami produk yang memiliki potensi keuntungan (return) tinggi, tentu risikonya juga tinggi, jadi jangan sampai tergiur dengan produk investasi yang menawarkan return yang sangat tinggi tanpa kita memahami risikonya. Aspek 2L yaitu legal dan logis. Pastikan legalitas dari produk investasi yang akan dipilih, sementara itu logis adalah bagaimana proses bisnnis dari produk tersebut hingga bisa memberikan keuntungan bagi para investornya”, tambah Dirjen PPR.

SBN Ritel saat ini menjadi salah satu alternatif investasi yang aman, mudah dan menguntungkan. Seiring dengan perkembangan teknologi, SBN Ritel pun mudah di akses kapan dan dimana saja, hal ini juga yang membuat SBN Ritel dapat menarik generasi milenial untuk mulai berinvestasi, dibuktikan dengan 37,5 persen dari total investor pada ORI019 dan 46,1 persen pada SBR010 merupakan generasi milenial.

Dirjen PPR juga menyampaikan bahwa seluruh dana yang diperoleh dari hasil penerbitan ORI020 akan digunakan untuk pemenuhan target pembiayaan APBN 2021. Penggunaan dana APBN ini termasuk pembiayaan untuk upaya penanganan dan pemulihan dampak dari pandemi Covid-19, salah satunya untuk program vaksinasi.

“Total vaksinasi Indonesia menunjukan tren peningkatan dengan total dosis vaksinasi merupakan salah satu yang tertinggi di dunia. Data 27 September 2021 menunjukkan vaksinasi di Indonesia sudah mencapai 136,08   juta dosis (non booster) atau mencapai 32,67 persen terhadap target. Program vaksinasi terus dipompa agar “distribusi kesehatan” dapat merata ke seluruh Indonesia”, jelasnya

Pada acara pembukaan masa penawaran ORI020 ini diisi juga dengan acara bincang menarik yang diisi oleh dua narasumber yaitu Deni Ridwan (Direktur Surat Utang Negara) dan Edward Suhadi seorang creative director bersama host dan moderator Zilvia Iskandar. Direktur SUN menyampaikan sebagaimana disampaikan oleh Dirjen PPR, dikarenakan kondisi pandemi yang tidak menentu banyak orang yang memilih untuk wait and see, sehingga takut untuk bergerak menunggu ekonomi untuk pulih, hal ini membuat Pemerintah harus ekstra keras bekerja untuk memulihkan ekonomi, tapi tentu saja hal ini tidak cukup hanya dilakukan oleh Pemerintah, perlu partisipasi aktif masyarakat untuk melangkah bersama untuk mewujudkan pemulihan ekonomi sehingga ekonomi Indonesia menjadi lebih tangguh.  

Edward Suhadi sebagai seorang pekerja kreatif juga menyampaikan bahwa sebagai warga negara, di tengah kondisi pandemi seperti ini seharusnya kita memperbesar empati dan bisa memberikan kontribusi dengan cara kita masing-masing. Hal yang disampaikan oleh Edward ini sejalan dengan tema penerbitan ORI020 yaitu Pilihan Berharga Untuk Melangkah Bersama, dimana masyarakat dapat ikut berinvestasi di SBN Ritel sebagai bentuk kontribusi untuk membantu Pemerintah memulihkan ekonomi di tengah pandemi ini selain mendapatkan keuntungan dari kupon ORI020 sebesar 4,95% yang akan diterima masyarakat sebagai investor.

ORI020 sebagai sebuah investasi yang aman karena dijamin Undang-Undang tentu saja merupakan pilihan yang sangat menarik. Masyarakat yang bekeinginan memiliki ORI020 dapat mulai menghubungi channel online 27 (dua puluh tujuh) Mitra Distribusi yang telah ditunjuk oleh Pemerintah dan terhubung dengan system e-SBN. Proses pembeliannya juga sangat mudah, karena dapat dilakukan secara online, hanya dengan 4 (empat) langkah mudah yaitu (i) Registrasi/pendaftaran, (ii) pemesanan, (iii) pembayaran, (iv) konfirmasi.

Posted by Andi Abdurrochim on Oct 05,2021 17:57:25