Debut Penerbitan Surat Utang Negara Sustainable Development Goals (SDG) dalam Denominasi Euro sebesar EUR500 Juta

Kamis, 23 September 2021 – Pemerintah Republik Indonesia untuk pertama kalinya melakukan transaksi penerbitan Surat Utang Negara (SUN) Sustainable Development Goals (SDG) dalam mata uang asing Euro dengan format SEC-Registered Shelf Take-Down. Transaksi ini merupakan salah satu penerbitan SDG bond konvensional pertama di Asia yang mencerminkan kepemimpinan Indonesia dalam pembiayaan berkelanjutan dan langkah yang signifikan dalam pencapaian SDG. Berikut rincian hasil transaksi SDG bond dimaksud:

Seri

:

RIEUR0334

Tenor

:

Long 12 Year (12 Tahun)

Tanggal jatuh tempo

:

23 Maret 2034

Tanggal pricing

:

13 September 2021

Tanggal setelmen/penerbitan

:

23 September 2021

Nominal yang diterbitkan

:

EUR500 juta

Tingkat kupon

:

1,30%

Yield

:

1,351%

Price

:

99,419

Reoffer Spread vs Mid-Swaps (MS)

:

+118bps

Par call

:

3 bulan

Statistik Distribusi Investor

Berdasarkan Wilayah

EMEA

:

84%

Asia Pasifik

:

13%

Amerika Serikat

:

3%

Berdasarkan Jenis Investor

Asset Managers / Fund Managers

:

71%

Banks/Brokers

:

16%

Insurance/ Pension Funds

:

7%

Central Banks/ SSAs

:

6%

Pada penerbitan SDG bond perdana ini, pemerintah berhasil menekan harga hingga 27bps dari initial price guidance yang berada pada level MS+140-145bps ke final price guidance di level MS+118bps. Ini merupakan spread terhadap Mid-Swaps terendah untuk SUN denominasi Euro dengan tenor 12 tahun. Dengan penerbitan bond dalam format ESG (Environment, Social, and Governance) serta permintaan yang cukup tinggi dari investor, Pemerintah dapat menerbitkan SDG bond tanpa tambahan new issue concessions (NIC). Penerbit bond biasanya memberikan NIC sebagai insentif agar investor tertarik membeli bond baru yang merupakan tambahan supply di pasar.

 Dalam rangka penerbitan SDG bond ini, Pemerintah Indonesia telah menyusun SDGs Government Securities Framework (SDGs Framework) dan telah mendapatkan Second Party Opinion dari CICERO dan IISD. Framework baru tersebut merupakan pengembangan dari Green Bond dan Green Sukuk Framework yang diterbitkan tahun 2018.

Sebelum penerbitan SDG bond, Pemerintah juga telah melaksanakan serangkaian non-deal investor update calls pada tanggal 7-8 September 2021 untuk memperkenalkan SDGs Framework serta menyampaikan komitmen pemerintah untuk melaksanakan United Nations Sustainable Development Goals roadmap. Terdapat lebih dari 70 investor, baik yang konvensional maupun yang fokus pada portofolio ESG, berpartisipasi dan memberikan respon positif atas penyelenggaraan investor update call tersebut.

Pemerintah akan mengalokasikan seluruh dana hasil penerbitan SDG bond ini untuk mendanai proyek-proyek yang masuk kualifikasi Eligible SDGs Expenditures dalam SDGs Framework. Debut penerbitan SDG bond ini menunjukan komitmen pemerintah untuk pembiayaan proyek-proyek sosial dan lingkungan hidup untuk mewujudkan agenda 2030 untuk pembangunan berkelanjutan. Pemerintah bertekad untuk mewujudkan agenda tujuan pembangunan berkelanjutan dengan menetapkan berbagai kebijakan dan program pembangunan untuk mencapai SDGs target di tahun 2030.

Seluruh Surat Berharga Negara (baik Green maupun SDG) yang diterbitkan berdasarkan SDGs Framework ini sejalan dengan standar internasional termasuk International Capital Market Association (ICMA[DR1] ) principles. Pemerintah akan terus berkomitmen untuk memenuhi standar yang berlaku untuk penerbitan SDG bond dan menyampaikan laporan tahunan atas penerbitan tersebut.               

SDG bond yang diterbitkan pada transaksi kali ini diperkirakan akan memperoleh peringkat Baa2 dari Moody’s, BBB dari Standard & Poor’s, dan BBB dari Fitch* serta akan dicatatkan pada Singapore Stock Exchange dan Frankfurt Stock Exchange. Joint Bookrunners dalam transaksi ini adalah BofA Securities, Citigroup, Crédit Agricole CIB, HSBC dan UBS, sedangkan yang bertindak sebagai co-Managers adalah PT BRI Danareksa Sekuritas and PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Credit Agricole CIB dan HSBC juga bertindak sebagai Joint SDG Structuring Advisors.

*** Republik Indonesia – SDGs Government Securities Framework & Second Party Opinion: https://www.djppr.kemenkeu.go.id/page/load/3229 ***

*Rating surat berharga ini bukan merupakan rekomendasi untuk membeli, menjual maupun memegang surat berharga dan dapat diubah atau ditarik sewaktu-waktu.

Siaran pers ini bukan merupakan suatu penawaran surat utang untuk dijual di Amerika Serikat, dan setiap surat utang yang ditawarkan di Amerika Serikat tidak dapat ditawarkan atau dijual di Amerika Serikat tanpa adanya pendaftaran atau pengecualian dari pendaftaran tersebut. Setiap penawaran surat utang oleh Pemerintah RI di Amerika Serikat akan dilakukan dengan cara penerbitan suatu prospektus, yang dapat diperoleh dari Pemerintah RI atau Joint Bookrunners dan akan memuat informasi secara rinci tentang Pemerintah RI, termasuk informasi statistik tertentu.

 

 

Informasi lebih lanjut:

Direktorat Surat Utang Negara
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko
Kementerian Keuangan RI
Email: surat.utang.negara@kemenkeu.go.id 
Telp. (021) 3810175
Fax. (021) 3846516   

File Terlampir
Displaying 1-1 of 1 result.

Keterangan Pers Debut Penerbitan Surat Utang Negara Sustainable Development Goals (SDG) dalam Denominasi Euro sebesar EUR500 Juta

Posted by Surat Utang Negara on Sep 14,2021 12:51:09